Rusia: Sanksi Iran Bisa Dicabut
in
Kesehatan/Dunia
- on Selasa, Februari 26, 2013
- No comments
ON |Diplomat-diplomat| negara besar telah memulai dialog P5+1 di Kazakhstan yang ditujukan untuk membahas isu Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan, sanksi ekonomi yang dijatuhkan ke Iran bisa dicabut bila program nuklir Iran terbukti dimanfaatkan untuk kepentingan damai.
Ryabkov berpendapat, kesuksesan negosiasi dengan Iran membutuhkan suatu "hasrat politik" dan komitmen yang tepat.
Moskow juga terlihat mulai frustrasi karena seluruh dialog yang ditujukan untuk membahas nuklir Iran, tidak pernah berhasil.
"Kami mendesak seluruh pihak yang hadir di sini untuk berhenti membuang-buang waktu. Sangat tidak beradab, ketika kita memutuskan penundaan (dialog ini) selama delapan atau 15 bulan," ujar Ryabkov, seperti dikutip Russia Today, Selasa (26/2/2013).
Diplomat Rusia itu juga mendesak Iran agar memaparkan poin-poin penting dalam dialog itu, dan tidak mengulangi perkataan-perkataan yang sudah mereka utarakan pada dialog sebelumnya. Ryabkov mengakui, seluruh pihak yang berkecimpung dalam negosiasi itu patut saling memberi masukan yang efektif.
Pada kesempatan itu, juru bicara Uni Eropa juga mengatakan bahwa mereka sudah menyiapkan tawaran yang baik kepada Negeri Persia dalam dialog itu. Uni Eropa cukup yakin, dialog akan berjalan secara konstruktif.
"Kami berharap, Iran akan memanfaatkan kesempatan ini dan berbicara dengan fleksibel, serta berkomitmen untuk melaksanakan langkah progresif," ujar juru bicara Uni Eropa.
Meski Uni Eropa mengklaim tawaran itu adalah tawaran yang baik, salah satu sumber menyebutkan bahwa Iran masih ditekan untuk menghentikan program pengayaan uraniumnya sebanyak 20 persen. Iran juga diminta menutup reaktor nuklir Fordo yang dipandang kontroversial.(o)


Posting Komentar